MENU TUTUP

DPD KNPI Kampar minta negara hadir untuk memekarkan Desa di Kampar. 

Kamis, 07 Januari 2021 | 20:31:30 WIB
DPD KNPI Kampar minta negara hadir untuk memekarkan Desa di Kampar.  Sekretaris DPD KNPI Kampar, Yusroni Subarak saat mengajukan usulan pemekaran Desa ke DPRD Kabupaten Kampar. 

Kampar- Ketua DPD KNPI Kampar, Abu Nazar bersama pengurus resmi mengajukan usulan pemekaran ke DPRD Kabupaten Kampar. 

"Banyak oknum yang tak ingin desa dimekarkan, disinilah kita minta negara hadir, artinya pemda Kampar harus segera memekarkan sejumlah desa di Kampar, yang layak di mekarkan ya harus dimekarkan, jangan dihalang-halangi, "tutur Abu Nazar, kamis (07/01/2021). 

Menurut Abu, pihaknya setelah melakukan observasi lapangan, hasilnya menjadi bahan rekomendasi kepada DPRD Kabupaten Kampar . 

" Berharap DPRD menyiapkan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pembentukan Desa bersama Bupati, nantinya juga dipersiapkan administrasi melibatkan Kadis Pemdes agar memerintahkan jajaran pemerintah desa, BPD, mempersiapkan administrasi desa yang akan dimekarkan." tutur Abu. 

Lebih lanjut menurut Abu bahwa Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah tentang Pembentukan Desa paling lambat 7 (tujuh) hari terhitung sejak tanggal persetujuan bersama melibatkan Pimpinan DPRD. 

Penetapan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pembentukan Desa paling lambat 30 (tiga puluh) hari terhitung sejak rancangan tersebut disetujui bersama melibatkan Bupati.

"Sebelum itu semua dilaksanakan maka kami  berinisiatif mengusulkan sejumlah nama desa, mumpung ada teman teman dewan yang pro rakyat banyak di Komisi I, seperti pak Yuli Akmal, Anshar dan kawan kawan, kami titip aspirasi pemekaran ini di tangan kawan kawan dewan" tutup Abu. 

(Ujeng) 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat